Selain banyaknya orang yang ronda di pagi buta, hal unik yang muncul saat Ramadhan adalah kuliner. Ada banyak makanan khas daerah yang hanya dibuat atau dijual saat Ramadhan tiba. Tidak pelak, makanan ini selalu dicari banyak orang untuk takjil atau menu buka puasa.

Untuk mengetahui lebih banyak tentang kuliner khas Ramadhan, simak uraian di bawah ini.

1. Kolak

Kolak adalah kuliner yang pasti ada saat bulan Ramadhan tiba. Terbuat dari santan kelapa, gula merah, labu, pisang, atau ubi, kuliner manis ini selalu cocok untuk menu takjil sebelum menyantap makanan berat seperti nasi. Saat Ramadhan tiba, kolak biasanya dijual dalam gelas-gelas plastik dengan aneka isian. Pasar takjil di setiap kota banyak menjual kuliner ini dengan harga bervariasi, mulai dari Rp5.000.

2. Pakat

Pakat adalah kuliner khas dari kawasan Tapanuli, Sumatra. Makanan ini terbuat dari rotan muda yang dibakar hingga matang. Untuk menyantapnya, kulit yang telah terbakar dibuka untuk mendapatkan bagian dalam yang lembut dan rasa yang nikmat. Dalam penyajiannya, pakat selalu disandingkan dengan sambal khas setempat yang rasa pedasnya sangat nendang.

3. Es Blewah

Es campur banyak ditemukan meski bukan bulan puasa, sedangkan es blewah hanya muncul saat bulan puasa. Es ini terbuat dari serutan buah blewah yang dicampur dengan air sirup yang memiliki warna oranye. Biasanya, es blewah dijual dalam gelas plastik atau kantong plastik dengan tambahan agar-agar, jeli, atau kolang-kaling.

Es blewah cocok dikonsumsi sebagai takjil. Rasanya yang segar dan tidak terlalu manis akan membuat rasa dahaga di dalam tubuh lenyap seketika. Oh ya, saat membeli es blewah, disarankan untuk memilih yang tidak bersantan agar rasa khasnya tidak hilang.

4. Kerupuk Ojay

Ada dua elemen penting dari kerupuk ojay yang selalu naik pamornya saat bulan Ramadhan tiba. Pertama adalah kerupuk kuning yang terbuat dari mi. Adonan mi yang dibentuk melingkar, digoreng hingga garing untuk menghasilkan tekstur renyah sebelum disajikan. Elemen kedua dari kuliner ini adalah sambal pedas yang sangat khas untuk cocolannya. Sambal ini terbuat dari aneka rempah, cabai, dan oncom yang memberikan rasa khas.

Kerupuk Ojay adalah kuliner tradisional yang bisa ditemukan di kawasan Bandung dan sekitarnya. Kuliner ini cocok dimakan sebagai camilan saat berbuka puasa, atau sebagai teman makan nasi karena sambalnya yang pedas dan kerupuknya renyah. Rasa oncom dari sambal yang satu paket dengan kerupuk sangat khas, sehingga Anda harus mencobanya ketika berada di kawasan Bandung.

5. Gulai Kawuwah

Setelah membahas aneka kuliner yang cocok untuk berbuka puasa, sekarang kita akan membahas kuliner Ramadhan yang dikonsumsi saat sahur. Namanya Gulai Kawuwah, terbuat dari aneka ikan laut dan tawar. Bahan ikan akan dicampur dengan aneka rempah, santan kelapa, cabai, dan bumbu lain hingga menghasilkan tekstur gulai  yang lembut dan cocok untuk teman nasi hangat.

Gulai Kawuwah selalu muncul di kawasan Mukomuko, Bengkulu. Saat Ramadhan tiba, masyarakat di kawasan ini selalu membuat makanan ini untuk disantap bersama keluarga atau dijual kembali saat sahur.

6. Gulai Tutut

Tutut atau siput yang banyak ditemukan di kawasan persawahan atau pantai ini juga diolah menjadi gulai. Di kawasan Tanjungpinang, tutut yang biasanya hanya dibuang ini, dimasak dengan bumbu gulai dan disajikan sebagai menu berbuka puasa. Biasanya gulai ini dimakan dengan nasi hangat dan ditemani sambal pedas.

Yang membuat gulai tutut ini begitu digemari oleh banyak orang adalah rasanya yang nikmat. Selain itu, makanan ini juga mengandung banyak gizi, seperti vitamin A, E, B yang bagus untuk tubuh. Selain itu, mengonsumsi gulai ini juga bisa mengobati dan mencegah vertigo yang mengganggu saat bulan Ramadhan.

7. Ketan Bintul

Ketan bintul muncul di Serang, Banten, saat Ramadhan tiba. Kuliner ini dipercaya telah ada sejak abad ke-15 dan terus bertahan hingga sekarang. Makanan ini adalah kudapan kesukaan Raja Banten sehingga masyarakat terus membuatnya karena dianggap punya nilai sejarah yang sangat besar.

Ketan bintul terbuat dari adonan ketan yang dihaluskan dan dibentuk menjadi bulatan-bulatan kecil. Selanjutnya, adonan ketan ini akan disajikan dengan gulai daging sapi yang nikmat dan cocok dikonsumsi sebagai menu berbuka puasa.

 

Kuliner Ramadhan memang istimewa, meski munncul hanya setahun sekali namun kehadirannya sungguh dinanti. Setiap daerah pasti memiliki kuliner Ramadhan khas, jadi mumpung masih dalam musimnya, mari  berburu kuliner Ramadhan