Sebagian besar pebisnis setuju bahwa loyalitas customer atau pelanggan adalah hal yang sangat penting. Sebagai bisnis online yang hanya menggunakan internet untuk kelangsungan pemasaran serta penjualan, menjaga loyalitas pelanggan merupakan satu kesatuan yang penting dan tidak bisa dipisahkan dengan bisnis online.

Saat melakukan sebuah pembelian atau transaksi secara online, calon pembeli tidak memiliki banyak kesempatan untuk berinteraksi secara langsung untuk proses validasi akan kualitas produk atau jasa yang ditawarkan. Calon pembeli mengandalkan testimoni dari kepuasaan pelanggan lama sebagai satu-satunya sumber paling bisa dipercaya. Itulah mengapa rekomendasi dan testimoni dari pelanggan lama merupakan senjata pamungkas dari strategi marketing bisnis online.

Puas tidaknya para konsumen terhadap produk yang Anda tawarkan, pastinya akan memberikan imbas tertentu bagi perkembangan bisnis Anda. Apabila konsumen mendapatkan kepuasan dari produk yang Anda pasarkan, bisa dipastikan bila mereka akan melakukan pembelian ulang di masa-masa yang akan datang. Dan begitu juga sebaliknya, bila mereka kecewa dengan pelayanan yang Anda berikan, maka tidak menutup kemungkinan bila mereka akan kapok melakukan pembelian di tempat Anda dan berpaling ke perusahaan lain.

Reputasi bisnis online yang baik dibangun dari banyaknya pelanggan yang loyal. Lantas bagaimana caranya mempertahankan itu semua? Berikut ini adalah beberapa langkah yang dapat Anda tempuh guna mempertahankan pelanggan loyal dari bisnis online Anda.

Kualitas produk adalah hal utama

Hal yang tidak dipungkiri dalam berbisnis adalah mutu atau kualitas dari produk dan jasa yang ditawarkan. Dengan menghadirkan kualitas yang baik, maka pelanggan akan selalu setia dengan produk dan jasa yang ditawarkan.

Untuk itu selalu jaga kualitas dari produk ataupun jasa yang ditawarkan oleh bisnis Anda. Rutin melakukan quality control, khususnya untuk produk, guna menjaga kualitas dan menjaga loyalitas pelanggan.

Data - inspirasi ide bisnis - AeroTicket News

 

Data

Sebagai bisnis yang berjalan secara online, tentu Anda memiliki data dari pelanggan berupa nama, email, nomor telepon, dan data pendukung lainnya. Informasi ini adalah modal terbesar Anda dalam menjalankan bisnis online. Tidak sedikit perusahaan yang menghabiskan dana untuk software mengelola pelanggan, namun seringkali informasi mendasar seperti ini tidak dimanfaatkan dengan baik. Manfaatkan data tersebut dengan tepat. Aplikasikan teknik yang sesuai, maka data tersebut akan bisa membantu dalam berbagai strategi berbisnis yang Anda susun.

Tempatkan diri Anda sebagai konsumen

Menempatkan diri Anda sebagai konsumen dapat menjadi sebuah upaya dalam mempelajari cara berpikir mereka. Hal ini bisa jadi merupakan kunci sukses dalam memahami pelanggan. “Jika saya adalah konsumen yang disasar oleh bisnis ini, apa yang saya harapkan darinya?”, tanyakan pertanyaan itu berkali-kali kepada Anda dan temukan jawaban yang paling ingin Anda dengar sebagai konsumen.

Pelanggan Adalah Raja

Jika pelanggan komplain atau sedang dalam emosi yang tinggi, baik melalui pesan teks, telepon atau bahkan secara langsung, usahakan untuk tetap melayaninya sebaik mungkin dengan kepala yang dingin.

Anda harus bisa untuk tetap tenang dan mendengarkan setiap keluhan pelanggan. Walaupun mungkin sebenarnya kesalahan ada sepenuhnya di pelanggan, sampaikan permohonan maaf agar kekecewaan yang dirasakan pelanggan sedikit terobati. Itikad baik ini akan menunjukkan citra Anda sebagai pebisnis yang menghargai pelanggan.

Jika pelanggan memiliki permintaan yang terdengar aneh namun dirasa masih dalam batas wajar, penuhilah permintaan itu. Posisikan pelanggan sebagai raja, di mana mereka akan mendapatkan apa yang mereka mau.

Lakukan After Sales/Service

Untuk mempertahankan loyalitas pelanggan, ada baiknya untuk menjaga semua data pelanggan yang pernah melakukan transaksi atas produk atau jasa Anda dan mencoba menindaklanjuti ulang pasca transaksi pertama. Langkah ini seringkali luput dilakukan oleh pebisnis pemula dikarenakan terlalu fokus menjaring pelanggan baru. Padahal untuk menciptakan pelanggan yang loyal, dibutuhkan pelanggan lama yang telah merasakan produk dan jasa dari bisnis Anda.

inspirasi ide bisnis - aeroticket

 

Beri Penghargaan untuk Menjaga Loyalitas

Memberikan bonus dan promo menarik dapat memberikan dampak yang besar terhadap kelangsungan bisnis. Cobalah memulai program ini kepada pelanggan-pelanggan setia Anda. Sebagai contoh, untuk bisnis keagenan tiket pesawat bisa menerapkan diskon 10% untuk tiket perjalanan pulang pergi bagi para pelanggan yang sudah melakukan transaksi lebih dari dua kali.

Program seperti ini selain menguntungkan bagi pelanggan yang sudah ada juga akan berguna sebagai pancingan bagi para calon pelanggan baru karena pada dasarnya setiap orang menyukai harga terendah dengan mutu yang tetap terjaga. Jeli dan kreatiflah dalam membuat program penghargaan danloyalitas yang akan menarik bagi pelanggan Anda.

Manfaatkan Teknologi Seefektif Mungkin

Ada banyak cara untuk mempromosikan bisnis online Anda. Anda bisa mempromosikannya melalui website, email, social media seperti Facebook atau Instagram, ataupun aplikasi social messenger seperti Whatsapp, LINE, dan BBM.

Jika promosi menggunakan social messenger, Anda pasti sudah tidak asing dengan broadcast message, yaitu pesan yang dapat dikirimkan kepada banyak orang dalam satu waktu. Bagi bisnis travel, memanfaatkan teknologi ini dapat membantu penjualan secara cepat dikarenakan Anda dapat mengemas informasi semenggoda mungkin dan akan mendapatkan respon langsung dari pelanggan Anda. Namun, jangan sampai terus-terusan mengirim pesan berbau hard sell dalam frekuensi yang berlebihan sehingga pelanggan merasa terganggu. Pikirkan konten dan frekuensi pengiriman pesan agar tidak menggangu aktivitas pelanggan.

Membuat Komunitas

Komunitas yang terdiri dari pelanggan Anda tidak hanya berperan sebagai media promosi, namun juga menjadi sarana untuk membangun loyalitas. Komunitas dapat berfungsi menjadi medium public relation bagi perusahaan yang secara otomatis menjadi media promosi kepada masyarakat lebih luas. Mereka akan menjadi perpanjangan tangan dari pemasaran dan penjualan produk Anda.

Membuat komunitas dapat dimulai dari membuat virtual group di social media seperti menggunakan fitur Group pada Facebook. Anda dan anggota komunitas bisa berbagi berbagai informasi seputar bisnis Anda dan informasi terkait lainnya. Bisa juga dengan memanfaatkan fitur group chat yang ada pada tiap social messenger untuk persebaran informasi yang lebih cepat. Dengan mengajak pelanggan masuk ke dalam komunitas, mereka akan merasa dieksklusifkan sehingga  menimbulkan rasa keterikatan yang lebih terhadap bisnis Anda.

Selain membuat komunitas virtual, kembangkan hubungan tersebut dengan melakukan kopdar atau mini seminar yang terdiri dari Anda dan anggota komunitas. Jangan segan untuk terjun langsung ke tengah komunitas. Tidak jarang pula Anda akan menemukan ide-ide baru saat berinteraksi di dalam komunitas ini.

inspirasi ide bisnis - aeroticket

 

Kontrol Internal

Poin-poin di atas adalah bagaimana mengelola aset eksternal dari bisnis online Anda. Ada hal yang tidak kalah penting, yaitu mengelola aset internal, seperti SDM. Pastikan para karyawan memahami industri, tren persaingan di pasar, dan data-data pendukung. Selalu berikan ilmu yang cukup kepada karyawan dan juga berikan apresiasi untuk menjaga loyalitasnya terhadap perusahaan. Dengan begitu rasa keterikatan antar karyawan dan bisnis Anda akan tumbuh, dan mereka pun dapat menjadi sosok yang dapat diandalkan bagi pelanggan Anda.

Selamat mencoba, Partner Agen AeroTicket!